Melihat dengan Cara Pandang Tuhan

Hati Yesus yang penuh kasih tidak pernah berhenti ingin merangkul mereka yang membutuhkan kasih dan pertolongan. Jelas itu terlihat dalam pelayanan yang dilakukan-Nya ketika masih berada di bumi ini. Dari pagi hingga malam, tiada lelah Yesus berjalan berkeliling mengajar dan melayani orang-orang yang sakit dan menderita.

Dalam Matius 9:35-38, Yesus sekali lagi menunjukkan hati yang penuh belas kasihan ketika melihat jiwa-jiwa. Dan Yesus berkata, Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Ini menunjukkan begitu banyak orang yang membutuhkan pertolongan. Begitu banyak jiwa-jiwa yang perlu kasih Tuhan. Tetapi tidak banyak orang yang bekerja untuk menolong mereka.

Yesus memanggil kita bukan hanya untuk menikmati kesenangan hidup dan puas menerima keselamatan dari Tuhan Yesus. Yesus memanggil kita juga untuk melayani jiwa-jiwa yang membutuhkan kasih-Nya. Mari kita melihat jiwa-jiwa dengan cara pandang Tuhan. Setiap orang berharga di mata-Nya. Dia menghendaki setiap orang diselamatkan dan tidak binasa (2 Petrus 3:9).

Lihat sekeliling dengan cara pandang Tuhan. Di manapun kita berada, ijinkan Tuhan memakai kita menemukan jiwa-jiwa yang siap dituai. Siapkan dan sediakan diri untuk melayani mereka, menunjukkan Kristus kepada mereka, dan kenalkan mereka dengan kabar keselamatan dari Tuhan.

Memiliki hati yang berbelas kasih belumlah cukup, lihat jiwa-jiwa dengan cara pandang Tuhan dan raih mereka dengan kasih ilahi.

Tujuan

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah ini, seharusnya mahasiswa dapat:

  • Mendemonstrasikan ketaatan pada Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus untuk “menjadikan segala bangsa murid-murid-Nya” (Matius 28:18-20).
  • Menunjukkan suatu hubungan pribadi yang dinamis dengan Allah.
  • Memanifestasikan karakter, sikap dan gaya hidup sesuai dengan teladan Kristus.
  • Mendemonstrasikan kecakapan dalam kepemimpinan dan pelayanan gerejawi yang diberdayakan oleh Roh Kudus.
  • Memiliki pengetahuan Alkitab, teologi, pelayanan, dan pengetahuan umum demi mendukung pelayanan yang efektif.
  • Menunjukkan kehausan dan kesanggupan untuk belajar seumur hidup.
Falsafah

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah ini, seharusnya mahasiswa dapat:

Motto

"Committed to Excellence and Relevance"

Visi

Menjadi Sekolah Tinggi Teologi Pentakosta-Kharismatik yang menghasilkan lulusan yang unggul dalam mutu di tingkat nasional dan regional serta relevan dengan perkembangan zaman.

Misi
  • Meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki reputasi nasional dan regional serta beridentitas Pentakosta-Kharismatik.
  • Menuntaskan proses menjadi Sekolah Tinggi Teologi yang mandiri dan memiliki tata kelola yang baik.